|
|
comments (0)
|

Serial TV boneka Sesame Street dipercayasebagai tayangan edukasi buat anak-anak. Berkaca dari itu pula,tayangan ini akan dipakai untuk memotivasi kembali minat belajaranak-anak di Afghanistan. Ini adalah cara yang sama yang dilakukanjutaan anak prasekolah di berbagai belahan dunia.
Produseracara ini akan bekerja sama dengan dua saluran televisi milikAfghanistan dan lembaga pendidikan yang menghasilkan tayangan bonekaSesame Street. Proses produksi akan dimulai pada hari Kamis waktusetempat dengan fitur rekaman kehidupan di Afghanistan dan Muppets yangmerupakan versi asli Amerika Serikat.
Serial ini sengaja dibuatuntuk mendorong kecintaan belajar anak-anak Afghanistan di usia merekayang masih muda. Sekitar 45 persen penduduk berusia di bawah 15 tahundan mereka berjuang keras untuk mendapatkan pendidikan.
"Kurangdari dua pertiga anak-anak terdaftar di sekolah dasar," kata salah satumanager stasiun televisi Tolo TV Masood Sanjar saat melakukan briefingdi Kabul, seperti yang dilansir dari Reuters, Kamis (1/12/2011).
"TayanganSesame Street merupakan program televisi anak-anak yang palingberpengaruh di dunia. Ini adalah program pertama yang sangat efektifdengan menggunakan televisi sebagai sarana pendidikan," katanya.
Serialini didanai oleh Kedutaan AS yang ada di Kabul. Di Afghanistan sendiritayangan serial boneka monster ini disebut dengan 'Baghch-e-Simsim'.
"SesameStreet tidak hanya untuk anak-anak. Para guru akan menemukan bahwakarakter yang ada di serial Sesame Street itu bisa membantu anak-anakuntuk mulai mengenyam pendidikan dengan baik. Anak-anak yang menontonserial Sesame Sreet ini diharapkan mulai mengenal huruf dan tahu caramenghitung," ujar Dubes AS untuk Afghanistan, Ryan Crocker.
Samadengan bidang-bidang lainnya, lembaga pendidikan di Afghanistan jugadalam kondisi yang memprihatinkan. Selain karena anggaran yang minim,infrastruktur di dunia pendidikan banyak hancur akibat perang yangtidak berkesudahan.
Crocker juga sempat bercerita ketika iapertama kali datang ke Afghanistan pada tahun 2001, anak-anak yangmengeyam dunia pendidikan hanya 900 ribu anak. Ia bersyukur kini jumlahitu sudah meningkat menjadi 8 juta anak yang bersekolah.
Saatbriefing itu juga sempat ditampilkan sebuah potongan singkat tayanganserial boneka Sesame Street itu. Salah satu adegan yang ditampilkanadalah carita seorang gadis kecil Afghanistan berusia 6 tahun danteman-temannya saat hari pertamanya bersekolah. Tak lama munculkarakter Elmo, monster berbulu merah yang secara tidak sengaja melihatseorang anak berwajah sedih.
"Anak-anak akan belajar tentangkeragaman yang besar di negeri ini," kata Wakil Presiden untukPendidikan Internasional Charlotte Cole, di acara Sesame Workshop.Sesame workshop merupakan organisasi nirlaba yang pertama kalimerancang serial ini. Serial boneka Sesame Street pertama kali diputardi Amerika pada tahun 1969 dan sekarang diputar lebih di 100 negara.
"Ini kesempatan untuk melihat citra positif anak-anak seperti yang ditampilkan di televisi (tayangan serial)," jelasnya